27
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Posted under Full Archieve, ReLiGi
Berdasarkan teori Jung dari jurnalnya “Psychological Types”, terdapat perbedaan yang mendasar dalam tipe kepribadian. Berikut merupakan beberapa tipe kepribadian dari teori Jung tersebut.
Ekstrovert VS Introvert
Seseorang dapat menjadi ekstrovert atau introvert, tergantung dengan arah aktivitas mereka. Extrovert adalah orang yang berpikir mengenai hal-hal secara objektif dan luas, sedangkan Introvert lebih berpikir ke arah subjektif atau dirinya sendiri. Perbedaan kedua kepribadian tersebut seperti di bawah ini : Read the rest of this entry »
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku
Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi gadis kecil
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah
larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku Read the rest of this entry »
*”Kata-kata adalah kurcaci yang muncul tengah malam, dan ia bukan pertapa
suci yang kebal terhadap godaan. Kurcaci merubung tubuhnya yang berlumuran
darah sementara pena yang dihunusnya belum mau patah.” (Joko Pinurbo dalam
Kurcaci, 1998)*
Dalam kesempatan yang lain, Pramoedya Ananta Toer mengibaratkan kata sebagai
tanah lempung yang mudah dibentuk sesuka hati sehingga dapat berdentang
selayaknya besi. Dalam berbagai peribahasa, di beragam bahasa, kata
diumpamakan sebagai pedang atau pelbagai perumpamaan yang begitu perkasa
lainnya… Read the rest of this entry »
Dia datang disambut oleh banyak orang dengan kebahagiaan dan kegembiraan yang terkadang
tak mampu terlukiskan. Ia mulai diajari mengeja tanda di dunia.
Menapaki hari – hari yang penuh liku. Dengan segenap kemampuan ia
mencoba menguraikan setiap duri yang mencoba menyapanya.
Allah telah memilih bulan Ramadhan bagi ummat Islam
sebagai satu bulan yang penuh berkah dan mulia
(Dr. Yusuf al-Qaradhawi)
Kedatangan seorang tamu bagi seseorang, apalagi tamu yang membawa segala yang diharapkan pastilah orang itu akan merasa riang dan gembira. Kenapa? Setidaknya, sang tamu dapat memenuhi harapan kita sebagai tuan rumah. Bagi orang yang sudah memiliki keluarga dan anak-anak, kehadiran tamu merupakan hal yang sangat menyenangkan, apalagi sang tamu sudah lama dinanti dan diidam-idamkan dalam waktu yang begitu lama. Belum lagi bila sang tamu tergolong the have. Bukan tidak mustahil sang tamu dapat membantu meringankan beban materil tuan rumah. Begitu pula kiranya -hemat penulis-dengan bulan Ramadhan. Bulan yang mulia, penuh berkah, bertabur pahala dan lipatan ganjaran kebaikan merupakan Sang Tamu Agung yang harus kita sambut dengan senang dan gembira. Read the rest of this entry »